Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Percobaan Satu Faktor : Rancangan Acak Kelompok Lengkap (Randomized Completly Block Design)

Kondisi lingkungan atau iklim fisik pada lahan memiliki perbedaan pada setiap ruangnya. Sehingga dampak yang diberikan terhadap tanaman pun juga akan berbeda. oleh karena itu bagi peneliti yang akan menerapkan desain percobaan pada lahan terbuka dalam luasan tertentu akan menggunakan desain percobaan yang berbeda ketika ia miliki pada skala ruang atau greenhouse. salah satu desain percobaan yang cocok diterapkan ketika hendak melakukan penelitian di lahan adalah rancangan acak kelompok lengkap atau randomized Completly block design.

 ilustrasi gambar oleh kabarrafflesia.com

Rancangan acak kelompok adalah suatu rancangan acak dengan cara mengelompokkan tempat-tempat percobaan yang memiliki sifat tidak homogen di mana di dalam 1 tempat tersebut dilakukan pengacakan. Dalam hal ini dilakukan pengelompokan terhadap bahan atau tempat percobaan; dimana tiap kelompok atau blok terdiri atas satuan-satuan percobaan yang homogen. Penempatan perlakuan kedalam satuan-satuan percobaan dilakukan secara  acak pada tiap kelompok atau blok. sehingga salah satu blok tidak akan ada perlakuan yang sama pada setiap satuan unit percobaan. 

tujuan dari adanya pengelompokan adalah untuk menghindari bias atau error pada perlakuan yang sama. Hal tersebut dilakukan untuk memperkecil nilai error antar perlakuan. Dengan menambahkan kelompok pada satuan percobaan rancangan acak kelompok makabios yang didapatkan juga semakin besar sehingga upayanya yaitu buatlah seminimal mungkin ukuran kelompok atau blok.

Berikut adalah bentuk linier dari rancangan acak kelompok
keterangan :
Yij merupakan hasil yang diengaruhi oleh µ yang merupakan nilai rata-rataτi adalah perlakuan, dan  εij   error.

Asumsi dari rumus di atas yaitu terdiri dari µ yang artinya nilai rata-rata yaitu tanaman yang ditanam tanpa adanya perlakuan maka akan tetap menghasilkan. Asumsi τ atau treatment yaitu perlakuan yang diberikan juga termasuk mempengaruhi hasil yang didapatkan sehingga selain dari tanaman itu sendiri maka perlakuan juga memberikan dampak nya terhadap hasil.

Layout percobaan

Layout percobaan pada rak berbeda dengan 
ral. Pada era pengajaran dilakukan dalam blok atau dalam kelompok. Berikut adalah langkah dalam membuat layout percobaan desain rancangan acak kelompok. 

Langkah 1

Bagilah Area percobaan dengan blok yang sama. pembagian dapat dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan misalnya arah kesuburan tanah,  arah aliran air pada saluran irigasi, sinar matahari, dan lain sebagainya sesuai dengan sumber keragaman yang ada di lapangan. Jumlah blog disesuaikan dengan ulangan.

Langkah 2

Bagilah pada blog berdasarkan dengan jumlah t plot dimana t adalah perlakuan. 0sehingga apabila jumlah perlakuannya 5 maka perilaku tersebut dibagi menjadi 5 petak atau plot. 

Langkah 3 

Masukkan perlakuan pada masing-masing blok. lakukan pengecekan di dalam blog tersebut dengan teknik dalam satu blok tidak ada perlakuan yang sama. Pengecekan dapat dilakukan dengan menggunakan rumus Excel atau dengan kalkulator.

berikut adalah contoh dalam membuat layout percobaan bentuk rancangan acak kelompok lengkap. 

Sebuah penelitian dilakukan di lapangan dengan memberikan 5 perlakuan dan 4 ulangan. berarti anda lakukan perlahan dengan kondisi lahan yang memiliki arah kesuburan yang berbeda. Arah kesuburan lahan tersebut adalah dari barat ke timur. Berikut adalah contoh pengajakan nya.

Perlakuan (A, B, C, D, E) dengan masing masing perlakuan 4 ulangan. 



Setelah dilakukan pengamatan maka lebih gampangnya hasil pengamatan disalin pada tabel sesuai dengan perlakuan dan ulangan. Untuk melakukan analisa maka bisa menggunakan analisis varian atau anova. Pada annova rak, sumber keragaman disesuaikan dengan bentuk liniernya yaitu ulangan, perlakuan dan error. 




Tabel e-kt (ekspektasi kuadrat tengah) atau analisis gabungan dari rancangan acak kelompok 



Model 1 dan model 2 adalah dimaksudkan untuk perlakuan yang fix atau perlakuan yang random. untuk model 1 adalah untuk perlakuan yang fix atau perlakuan yang sudah ditetapkan sedangkan untuk model adalah untuk perlakuan yang random.

Contoh hasil pengamatan dan hasil analisis dari rancangan acak kelompok lengkap
Hasil pengamatan produksi padi dengan perlakuan 6 jumlah benih per hektar yang berbeda yang diulang 4 kali. 


Data dari data diatas kita bisa dilakukan analisis variasi dengan tabel berikut ini :



Berdasarkan hasil anova di atas pengaruh perbedaan jumlah benih dalam satuan hektar tidak berpengaruh nyata terhadap hasil produksi. sehingga rekomendasi yang cocok yaitu gunakan benih dengan jumlah yang paling sedikit yaitu 25 kg/ha karena dengan jumlah tersebut akan memacu pertumbuhan anakan pada masing-masing rumpun. Apabila menggunakan jumlah benih 125 kg/ha akan  berpengaruh terhadap biaya produksi yang lebih mahal. 

kesimpulan yang kedua yaitu berdasarkan baris ulangan pada annova memiliki f hitung yang lebih besar daripada f tabel. Asumsinya pengaruh pemblokan atau pengelompokan pada lahan memiliki pengaruh yang besar, menggambarkan bahwa lahan tersebut memiliki kesuburan yang berbeda pada tiap tiap blok atau ulangan. Apabila pada penelitian tersebut pemblokan diabaikan akan berdampak pada bias data. 

apabila anda melakukan penelitian di lahan dan menjamin bahwa lahan atau lingkungan yang Anda gunakan adalah lingkungan yang homogen maka tidak perlu menggunakan desain rancangan acak kelompok. Namun jika penelitian dilakukan di lapangan ketika anda menggunakan rancangan acak kelompok dan rancangan acak lengkap akan memiliki efisiensi yang berbeda. perbedaan kedua rancangan tersebut dapat dihitung berdasarkan rumus berikut ini : 



Untuk melihat hasil efisiensi antara rancangan acak kelompok dan rancangan acak lengkap dapat diterapkan berdasarkan data penelitian terhadap 6 jumlah benih yang berbeda pada satuan kg per ha pada penelitian diatas.

Efisiensi antara rak dan ral di atas menunjukkan efisiensi sebesar 60% sehingga pemakaian Rak di lapangan atau di lahan lebih baik daripada karena dengan Raka faktor lingkungan juga akan ikut dipertimbangkan untuk mendapatkan hasil data pengamatan.