Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Pengertian Stratifikasi Sosial (Kriteria dan Proses Terbentuknya )

Manusia adalah salah satu makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri khusus. Salah satu ciri yang pokok yang menjadi kodrat manusia adalah hidup secara sosial. Hidup secara sosial dapat diartikan dengan saling membutuhkan nya manusia satu dengan manusia lainnya.

Stratifikasi sosial

hubungan sosial manusia juga mencangkup tentang timbal balik antara manusia satu dengan manusia lainnya atau istilahnya interaksi sosial. Interaksi sosial akan menimbulkan berbagai bentuk pengaruhnya terhadap kehidupan manusia dalam bermasyarakat. Misalnya dengan interaksi sosial maka akan dapat menimbulkan organisasi organisasi masyarakat, status sosial seseorang, dan bentuk lainnya yang menggambarkan esensi manusia sebagai makhluk sosial. 

Salah satu dari akibat interaksi sosial adalah munculnya stratifikasi sosial. kali ini kita akan membahas tentang pengertian stratifikasi sosial dan bentuk-bentuk yang sering muncul di masyarakat. 

Pengertian stratifikasi sosial

Stratifikasi sosial adalah salah satu bentuk dari akibat adanya interaksi antar manusia. Stratifikasi sosial adalah perbedaan secara vertikal yang menghasilkan hierarki atau kelas-kelas sosial di masyarakat yang berkaitan dengan status sosial seseorang. dasar utama adanya stratifikasi sosial adalah berdasarkan kekayaan kedudukan kekuasaan keturunan dan pendidikan seseorang.

Kriteria Stratifikasi Sosial Menurut Para Ahli

Beberapa ilmuwan memiliki perbedaan pendapat terhadap kriteria stratifikasi sosial. Hal ini dipengaruhi oleh objek masyarakat yang mereka teliti dan yang mereka analisis. Menurut Selo soemardjan seorang sosiolog Indonesia mengatakan bahwa dasar stratifikasi stratifikasi sosial adalah kekayaan kekuasaan kehormatan dan pendidikan seseorang.

Adanya stratifikasi sosial ini sangat memudahkan penggolongan masyarakat. menurut pitirim sorokin stratifikasi sosial ini bertujuan sebagai pembeda dalam masyarakat mengklarifikasikan masyarakat ke dalam kelas-kelas sosial yang tersusun secara bertingkat. dalam hal ini wujud nyata stratifikasi sosial dibagi menjadi 3 bagian yaitu pembagian kelas sosial atas kelas sosial menengah dan kelas sosial bawah.

menurut sorokin karakteristik stratifikasi sosial dibagi menjadi tiga yaitu perbedaan dalam kemampuan atau kesanggupan, kemudian perbedaan dalam gaya hidup atau lifestyle, dan perbedaan dalam hal hak dan akses dalam memanfaatkan sumber daya. dengan pembagian karakteristik yang sedemikian rupa sangat berbeda dengan pendapat menurut para ahli lainnya.

Ilmuwan lain juga mengatakan tentang stratifikasi stratifikasi sosial misalnya plato yang membagi stratifikasi sosial masyarakat menjadi tiga golongan beserta perannya yaitu golongan filsuf yang nantinya akan menjadi pemimpin negara, kemudian golongan prajurit yang akan menjadi penjamin hukum atau penegak hukum, dan rakyat atau petani yang menjadi warga negara biasa.

sedangkan pembagian stratifikasi sosial menurut Aristoteles lebih didasarkan pada kondisi perekonomian golongan masyarakat. menurut Aristoteles stratifikasi sosial dibagi menjadi 3 juga tetapi lebih mengarah ke perekonomian yaitu golongan kaya sekali melarat dan golongan di antara keduanya. sehingga penggolongan menurut Aristoteles tidak didasarkan pada kemampuan seseorang dan juga peran seseorang atau pangkat seseorang di masyarakat.

agar memudahkan kita dalam memahami kriteria pelapisan sosial atau kriteria stratifikasi sosial lebih mudah nya hal-hal yang menjadi komponen atau kriteria pelapisan sosial sebenarnya adalah tolok ukur yang menjadi dasar pembentukan pelapisan sosial. baik berupa sesuatu yang dianggap berharga oleh masyarakat maupun sesuatu yang berbeda-beda antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lain di mana masing-masing kriteria tersebut adalah hasil dari penilaian masyarakat.

Perbedaan Stratifikasi Sosial Masyarakat Pedesaan dengan Masyarakat Perkotaan 

Kehomogenan masyarakat juga mempengaruhi stratifikasi sosial. Misalnya saja pada masyarakat yang homogen atau biasa terjadi pada masyarakat pedesaan yang tradisional, stratifikasi sosial tidak banyak diterapkan karena pembagian pada masyarakat hanya berdasarkan pada perbedaan usia kekuasaan seseorang dan sistem senioritas. hal tersebut disebabkan kar3ena pada masyarakat peran peran yang dijalankan masih cenderung sedikit dan hampir semuanya melakukan peran yang sama misalnya dalam lingkup pedesaan rata-rata pekerjaan seseorang adalah sebagai petani pedagang atau nelayan.

berbeda dengan stratifikasi sosial yang ada di pedesaan sedangkan pada masyarakat perkotaan yang kompleks. penggolongan stratifikasi sosial lebih rumit daripada masyarakat pedesaan hal ini disebabkan karena pada masyarakat perkotaan lebih heterogen. misalnya saja pada masyarakat perkotaan stratifikasi sosial didasarkan pada tingkat perekonomian atau kepemilikan ekonomi pekerjaan dan jabatan seseorang tingkat pendidikan dan hak-hak istimewa lainnya yang menjadi dasar stratifikasi sosial.

meskipun terjadi perbedaan antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan namun di Indonesia wujud stratifikasi sosial hanya dibedakan menjadi 3 bagian secara umum yaitu perbedaan kepemilikan ekonomi kemudian stratifikasi sosial dalam bentuk kasta dan stratifikasi politik dalam bentuk kekuasaan.

Proses Terbentuknya Stratifikasi Sosial

Terbentuknya stratifikasi sosial tidak terjadi begitu saja tetapi ada pengaruh-pengaruh lainnya yang menjadi faktor utama terbentuknya stratifikasi sosial di masyarakat. namun kali ini kita akan membahas tentang proses terbentuknya stratifikasi sosial secara mendasar.

1. Terbentuk secara tidak sengaja

terbentuknya stratifikasi stratifikasi sosial secara tidak sengaja ditandai dengan terbentuk secara sejalan dengan perkembangan masyarakat termasuk perkembangan teknologi dan sosial budaya. Ciri lainnya yaitu terbentuk di luar kontrol masyarakat dan juga status atau peranan seseorang yang terjadi secara otomatis. Sehingga terbentuknya stratifikasi sosial di luar dugaan manusia dan terjadi begitu saja.

2. Terbentuk secara sengaja

stratifikasi sosial terbentuk secara tidak sengaja ditandai dengan pelapisan sosial dibentuk oleh suatu komunitas atau suatu kelompok sosial masyarakat yang dilandaskan pada tujuan yang akan mereka capai. Dalam hal ini terbentuknya stratifikasi sosial secara secara sengaja memiliki manfaat untuk kontrol atau pengaturan interaksi sosial yang berorientasi pada kepentingan bersama.

Namun untuk mencapai tujuan bersama tersebut diperlukan masyarakat yang mampu menyesuaikan diri dengan keperluan keperluan yang nyata salah satunya dengan cara pembentukan badan-badan resmi. Dengan adanya pembentukan badan-badan resmi maka dalam suatu kelompok akan tercipta keteraturan dalam interaksi antar masyarakat.

Metode Mempelajari dan Memahami Stratifikasi Sosial

1. Pendekatan Obyektif

metode ini dilakukan untuk memilah-milah masyarakat ke dalam beberapa lapisan yang didasarkan pada ukuran ukuran objektif berupa variabel yang bisa diukur sehingga menghasilkan pembagian secara kuantitatif.

2. Pendekatan subjektif

metode ini dilakukan untuk memunculkan pelapisan sosial dalam masyarakat yang tidak bisa diukur namun didasarkan menurut kesadaran secara subjektif warga masyarakat itu sendiri atau didasarkan pada siapa pelakunya.

3. Pendekatan Reputasional

metode ini dilakukan dengan cara penyusunan subjek penelitian yang diminta untuk menilai status orang lain dengan jalan menempatkan orang lain tersebut ke dalam skala tertentu sehingga pada metode ini didasarkan pada penilaian status.

Jenis-jenis dan Pembagian Pelapisan Sosial

setelah kita membaca ulasan beberapa pengertian dan pembagian stratifikasi sosial menurut para ahli pada paragraf sebelumnya dapat kita simpulkan bahwa jenis-jenis pelapisan sosial dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Pelapisan menurut kriteria ekonomi

lapisan ini didasarkan pada kekayaan yang dimiliki seseorang dan juga pendapatan seseorang sehingga dalam hal ini jabatan dan kedudukannya di dunia kerja menjadi tolok ukur posisi seseorang. menurut kriteria ekonomi maka akan muncul tiga bagian yaitu golongan ekonomi kuat golongan ekonomi sedang dan golongan ekonomi lemah atau mereka yang berpenghasilan paling sedikit.

2. Pelapisan menurut kriteria sosial

kriteria ini didasarkan pada nilai status tinggi rendahnya penghormatan yang diberikan masyarakat kepada seseorang sehingga tergantung dengan peranan dan juga manfaat yang diberikan oleh seseorang kepada masyarakat tertentu. dalam hal ini penilaian akan dilakukan oleh masyarakat siapa individu yang memberikan manfaat kepada masyarakat dan akan lebih dihormati dibandingkan dengan mereka yang tidak memberikan manfaat.

3. Pelapisan menurut kriteria politik

pelapisan ini didasarkan pada kekuasaan seseorang atau jabatan seseorang di lingkup politik. jika seseorang menduduki kekuasaan tertinggi maka dia akan memiliki pengaruh besar terhadap masyarakat yang lebih besar dibandingkan dengan seseorang yang berada di bawahnya maka pengaruhnya pada masyarakat juga lebih kecil.

Pentingnya Sistem Pelapisan Sosial dalam Bermasyarakat

pelapisan sosial dalam masyarakat memiliki peranan penting dalam memecahkan persoalan yang ada di masyarakat tersebut baik masyarakat secara sempit maupun secara luas. adanya pelapisan sistem masyarakat dapat mendorong seseorang untuk melaksanakan kewajiban yang sesuai dengan kedudukan serta peranannya dalam masyarakat sehingga dengan demikian tujuan kelompok masyarakat dapat tercapai.

pelapisan masyarakat ini nantinya akan mengarah ke pengorganisasian tugas masing-masing individu. Dengan pelapisan masyarakat masing-masing individu akan mengisi tempat-tempat tertentu sesuai dengan kedudukan mereka yang menjadi daya pendorong agar masyarakat bergerak sesuai dengan fungsinya. dengan demikian masyarakat juga harus menyediakan system timbal balik jasa atau pembalasan lainnya sebagai pendorong agar individu mau bergerak melaksanakan kewajiban kewajibannya sesuai dengan posisi dan porsinya dalam masyarakat.

Demikian ulasan tentang stratifikasi sosial dan juga beberapa hal yang berkaitan dengan stratifikasi sosial tersebut. Semoga artikel saya bermanfaat bagi anda mohon maaf apabila ada kesalahan. Terima kasih.