Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Doa SHOLAT DHUHA Beserta Latin, Artinya, Makna dan Waktunya


Doa sholat dhuha - Ada jenis ibadah sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang salah satu keutamaan permohonan rizky yang paling dikenal oleh seluruh umat manusia khususnya umat muslim adalah salat Dhuha. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengajarkan seluruh umat muslim untuk menaikkan sholat sunnah 2 rakaat di pagi hari sebelum melaksanakan aktivitas yaitu sholat dhuha. Hal tersebut bertujuan agar di dalam setiap aktivitas di pagi hari selalu diawali dengan hal yang baik seperti salat sunah 2 rakaat.

Ilustrasi gambar shalat dhuha
Ilustrasi gambar shalat dhuha | sumber: islampos

Sholat Sunnah Dhuha adalah Sholat sunah yang diajarkan oleh Allah kepada umat manusia melalui Baginda besar nabi Muhammad SAW. Allah mengajarkan salat sunah kepada manusia secara tidak langsung memberi kita suatu pelajaran atau hikmah di mana ketika kita sebelum melakukan suatu aktivitas atau pekerjaan hendaklah kita beribadah terlebih dahulu atau memohon kepada Allah agar diberi kelancaran dalam aktivitas atau pekerjaan tersebut. Hal tersebut juga mengajarkan kepada kita untuk selalu ingat kepadanya kapanpun, dimanapun, dan dalam kondisi apapun.

Di dalam ibadah salat sunah Dhua terdapat makna yang dalam yang perlu kita pahami dan kita tauladan. Dan kita juga perlu memahami bahwa salat sunah Dhuha itu istimewa. dan keistimewaannya adalah apabila kita melaksanakan salat sunah Dhuhadi setiap pagi maka Allah akan membangunkan istana kita di akhirat kelak. hal tersebut sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh sahabat Anas ra yang berbunyi :

من صلى الضحى ثنتي عشرة ركعة بنى الله له قصرا من ذهب في الجنة

“Barangsiapa yang shalat sunnah dhuha 12 rakaat, Allah bangunkan untuknya istana di surga.”

Kemudian jika kita bertanya apakah ketika kita sudah melakukan salat Dhuha Allah akan melancarkan rezeki kita? Tentu saja iya karena Allah maha mendengar doa dari setiap hamba yang mau berdoa kepada-nya dan terus berusaha di jalannya. Allah akan memberikan keberkahan atas rizki bagi hambanya yang mau berusaha dan berdoa.

Namun sekali lagi perlu diingat bahwa rezeki tidak hanya diukur secara material saja. Allah SAW dapat mewujudkan keberkahan Rizki tersebut bermacam-macam seperti nikmat jasmani dan rohani, nikmat sholat dhuha, nikmat beribadah, atau bahkan nikmat dalam hal lain tanpa kita sadari yang sudah semestinya kita syukuri itu semua.

Esensi lain yang penting untuk dipahami jika kita melaksanakan salat duha adalah mendekatkan diri kepada Allah. Karena pada hakikatnya nya salat duha adalah ibadah dimana kita memohon kepada Allah atas keberkahan Rizki. Semakin kita sering melakukan ibadah maka kita akan semakin dekat dengan Allah (amin amin allahumma amin).

Sudahkah anda melakukan salat sunah Dhuha di setiap paginya? Marilah kita bersama-sama memahami tata cara salat sunah Dhuha waktu-waktu yang diperkenankan untuk salat sunah Dhuha dan bacaan bacaan doa yang dibaca setelah sholat Dhuha. Semoga kita semua dapat mengamalkan sholat sunnah ini secara Istiqomah dan semoga kita mendapatkan keberkahan nikmat rezeki yang Allah karuniakan kepada kita semua.

Tatacara Sholat Dhuha

Tata cara salat sunah Dhuha pada umumnya sama dengan shalat yang lain. Salat duha minimal dilakukan sebanyak 2 rokaat dan maksimal sebanyak 12. Semakin banyak jumlah rakaat maka akan semakin baik. Namun para ulama fiqih sepakat bahwa lebih baik mengerjakan salat sunah Dhuha dengan rokaat yang sedikit daripada rokaat yang banyak. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah konsistensi dalam melaksanakan sholat Dhuha. Jadi yang penting istiqomah dalam melaksanakan salat sunnah Dhuha. Nah berikut adalah tata cara melaksanakan salat sunah Dhuha.

#1 - Membaca Niat Shalat dhuha

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Bacaan Latinnya : "Usholli Sunnatad Dhuhaa Rok'ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-An Lillaahi Ta'aala."

Artinya : Saya berniat melaksanakan shalat sunnah dhuha dua rakaat, menghadap qiblat, pada saat ini, karena Allah ta'ala.

#2 - Melaksanakan rukun - rukun shalat 
Seperti pada umumnya yang jumlahnya ada 13. di mulai dari takbiratul ihram sampai pada salam yang kedua dan di lakukan secara berurut - urutan dengan khusyu'. Jika belum faham apasaja rukun shalat, silahkan baca rukun - rukun shalat sesuai sunnah.
..
#3- Membaca do'a setelah shalat dhuha
Setelah melaksanakan shalat dhuha, jangan bergegas pergi terlebih dahulu. Alangkah lebih baiknya kita duduk tenang memanjatkan do'a kepada allah saw. adapun do'a setelah shalat dhuha adalah seperti di bawah ini .

Do'a Setelah Shalat Dhuha


Ilustrasi gambar doa setelah sholat dhuha
Ilustrasi gambar doa setelah sholat dhuha | sumber : thoughtco.com

Setelah kita melaksanakan sholat sunnah duha dengan baik dan sesuai dengan tatacara yang di syari'atkan, kita juga dsunahkan untuk memanjatkan do'a kepada allah swt. Pada hakikatkan, do'a setelah shalat dhuha dapat di panjatkan dengan menggunakan bahasa apa saja dan dengan maksud apa saja. Namun alangkah lebih baiknya jika sebelum melaksanakan do'a tersebut, kita mengawalinya dengan menyebaut nama allah dan memujinya atas semua karunia yang telah beliau limpahkan kepada kita semua.

Dan kemudian di ikuti dengan membaca shalawat atas beginda besar nabi muhammad saw yang telah membimbing kita dari jaman jahiliyah menuju jalan yang terang benerang yaitu addinul islam wal iman dan yang selalu di harap - harapkan syafaat beliau oleh umat seluruh alam. Nah baru kemudian kita memanjatkan do'a kepada allah sesuai dengan harapan dan permohona pribadi masing - masing. Jika masih bingung dengan do'a seperti apa yang baik untuk di haturkan kepada allah swt, berikut adalah do'a setelah shalat dhuha yang telah di rumuskan oleh para ulama' terdahulu.

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْ

Bacaan Latinnya : Allahumma Innadh Dhuha-A Dhuha-Uka, Wal Bahaa-A Bahaa-Uka, Wal Jamaala Jamaaluka, Wal Quwwata Quwwatuka, Wal Qudrata Qudratuka, Wal Ishmata Ishmatuka. Allahuma Inkaana Rizqi Fis Samma-I Fa Anzilhu, Wa Inkaana Fil Ardhi Fa-Akhrijhu, Wa Inkaana Mu’asaran Fayassirhu, Wainkaana Haraaman Fathahhirhu, Wa Inkaana Ba’idan Fa Qaribhu, Bihaqqiduhaa-Ika Wa Bahaaika, Wa Jamaalika Wa Quwwatika Wa Qudratika, Aatini Maa Ataita ‘Ibadikash Shalihin.

Artinya : “Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Nah untuk memahami tatacara membaca dan asal usul dari doa setelah shalat dhuha tersebut, silahkan perhatikan dan simak dengan benar- benar vidio di bawah ini. selamat menyaksikan .



Makna doa setelah shalat dhuha

Doa tersebut di rumuskan oleh para ulama untuk dapat di amalkan oleh masyarakat secara umum seperti kita . Pada do'a tersebut memuat permohonan seorang hamba kepada allah untuk kemudahan rizky yang terikat oleh ruang dan waktu. Namun itu adalah permohan, bukan akad - akadan atau transaksional kita kepada allah. Jadi , jangan pernah menyalahkan allah apabila permohonan yang kita pinta belum di berkahi oleh allah . Dan percayalah allah maha pengabul doa'a hambanya dan allah maha bijaksana. Allah mengabulkan doa'a hambanya terkadang tanpa kita sadari dan tanpa kita duga. Dan sudah sepatutnya kita selalu mensyukuri segala nikmatnya.

Prnting kita untuk ketahui bahwa doa setelah salat duha memiliki kandungan makna yang cukup dalam. Kandungan makna tersebut meliputi kesejahteraan kehidupan baik di dunia maupun akhirat dan ketaatan seorang hamba kepada Allah subhanahu wa ta'ala. doa salat Dhuha paling tidak memiliki 3 kandungan makna yang kita gunakan untuk memohon kepada Allah saw yang meliputi :

1- Pujian kepada allah saw
kandungan makna yang pertama yang harus ada dan penting adanya dalam doa sholat dhuha adalah pujian kepada Allah saw. Allah adalah dzat yang memiliki waktu Dhuha. Dimana umat manusia mulai beraktivitas dan mulai pertukaran untuk mencari keberkahan Rizki Allah.Allah adalah dzat yang maha agung, yang maha kuat, yang maha menjaga, yang maha memberi, yang maha melindungi, yang maha indah, yang maha penyayang, seluruh umat seisi alam. Sudah sepatutnya kita memuji dan memohon hanya kepadanya demi kelancaran dan keberkahan kehidupan di dunia dan di akhirat.

2- Kelancaran dan keberkahan rizky
Kandungan makna doa salat Dhuha yang kedua adalah kelancaran dan keberkahan Rizki. Dimana Allah adalah dzat yang memiliki segala-galanya.sudah sepatutnya kita memohon kepadanya kelancaran dan keberkahan Rizki yang Allah berikan kepada kita semua. Kita sudah seharusnya memohon kemudahan Rizki di manapun berada. apa bila jauh memohon untuk didekatkan, apabila sedikit memohon untuk dibanyakkan, apabila haram memohon untuk di halalkan, dan lain sebagainya.

3- Permohan doa untuk dikabulkan
kandungan makna ketiga dari doa salat duha adalah permohonan doa untuk dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta'alamelalui memuji sifat-sifat Allah yang maha sempurna. Dan tidak disalahkan apabila kita juga meminta keberkahan Rizki yang diberikan oleh Allah kepada para Sholihin terdahulu.

Nah itulah ketika kandungan makna yang minimal kita sematkan dalam setiap doa setelah salat duha kita masing-masing. Semoga kita senantiasa selalu diberikan kelancaran Rizki keberkahan dan nikmat syukur dalam menjalani kehidupan.

Waktu Shalat Dhuha


Ilustrasi gambar waktu shalat dhuha
Ilustrasi gambar waktu shalat dhuha | sumber : hipwee
jika kita bertanya kapan waktu yang baik untuk melaksanakan salat sunah Dhuha? Para ulama fiqih berpendapat yang didasarkan atas hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang menjelaskan bahwa waktu salat sunah dhuha adalah setelah terbitnya matahari sampai menjelang masuknya salat dhuhur.nah pada waktu tersebut umat Islam disunahkan untuk melaksanakan salat sunnah dhuha 2 rokaat ataupun 12 rokaat Dhuha baik. Yang terpenting adalah Istiqomah.

Mengenali awal masuknya waktu sholat sunnah Dhuha terdapat beberapa pendapat para ulama mengenai hal tersebut. Salah satunya adalah pendapat syekh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin dalam kitab Syarh Al Arba’in An Nawawiyah yang menjelaskan bahwa Awal waktu masuknya shalat sunnah Dhuha adalah ketika matahari meninggi setinggi tombak ketika dilihat yaitu 15 menit setelah matahari terbit. jadi sebelum melaksanakan salat sunah Dhuha hendaknya kita memperhatikan posisi matahari. Salah posisi matahari terbit, tunggulah hingga waktu 15 menit barulah kita melaksanakan salat sunah Dhuha.

Sedangkan waktu berakhirnya sholat sunnah Dhuha adalah pada saat memasuki masuknya waktu dzuhur.namun terdapat beberapa ulama yang menjelaskan lebih detail batasan berakhirnya waktu dzuhur. Seperti pendapat syekh Ibnu ‘Utsaimin yang mengatakan bahwa berakhirnya waktu dhuha adalah Sekitar 10 atau 5 menit sebelum waktu zawal (matahari tergelincir ke barat). Nah pada saat inilah waktu berakhirnya sholat sunnah dhuha.

Waktu utama shalat dhuha adalah ketika menjelang masuknya waktu dzuhur. Atau dengan kata lain dapat kita pahami bahwa waktu yang utama untuk melaksanakan shalat sunnah adalah pada siang hari saat menjelang masuknya waktu dzuhur.hal tersebut sesuai dengan hadis rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh imam muslim:" (Waktu terbaik) shalat awwabin (shalat Dhuha) yaitu ketika anak unta merasakan terik matahari." namun sekarang lagi yang perlu diperhatikan adalah konsistensi dalam menjalankan salat sunah Dhuha. Dan hal itu lebih penting daripada menjalankan salat Dhuha di siang hari menjelang waktu sholat dhuhur namun tidak konsisten.