Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Potensi Silika Bagi Pertumbuhan dan Ketahanan Tanaman

Silika (Si) adalah sekelompok mineral yang terdiri dari silikon dan oksigen dimana kedua elemen ini membentuk silika. Si memiliki manfaat besar bagi makhluk hidup termasuk tumbuhan. Mengapa disebut silika? karena silika memiliki bentuk seperti pasir atau disebut pasir kuarsa. Silica yang ditemukan pada tanah berbentuk Silikon dioksida yang terlarut atau biasa disebut poli dan asam monolisic. Silica terbentuk dari pasir lepas dan batu pasir yang sudah hancur. Namun, sumber silika tidak hanya dari batuan saja tetapi dari sekam yang diabukan juga memiliki kandungan silika yang tinggi.

Silika atau Si merupakan salah satu unsur mikro hara yang penting bagi tanaman baik digunakan untuk pertumbuhan ataupun meningkatkan ketahanan tanaman. Mekanisme Si dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman yaitu ketika tanaman kelebihan dan kekurangan unsur hara yang terkandung dalam tanah misalnya kelebihan P dan N, keracunan fe, penambahan silica dapat meningkatkan ketersediaan P karena silica dapat mengganti fiksasi P oleh Al dan Fe. Pada beberapa penelitian ketersediaan silica dapat meningkatkan proses fotosintesis sehingga tanaman banyak menghasilkan fotosintat. 

Mekanisme ketahanan yang dibentuk oleh silika pada tumbuhan yaitu silica mampu meningkatkan ketebalan dinding sel sehingga patogen akan sulit menembus dinding sel tanaman. Mekanisme menebalnya dinding sel disebabkan karena silikon mampu mengaktifkan sintesis polifenol dan lignin. Misalnya pada tanaman kurma, tingginya kandungan si diikuti dengan semakin meningkatnya kandungan atau akumulasi fenol dalam dinding selnya. Oleh karena itu silika sering dijadikan sumber pupuk yang diaplikasikan karena dapat meningkatkan ketahanan tanaman. 

Dengan silika, tanaman akan mampu menghambat pertumbuhan patogen karena silika akan berperan ketika kondisi tanaman tercekam baik biotik ataupun cekaman abiotik. Pada cekaman abiotik, silika membantu dalam meningkatkan kesuburan unsur hara tanaman sedangkan ketika pada cekaman biotik silika membantu ketika tanaman terserang patogen dengan dengan memacu penebalan dinding sel atau proses lignifikasi. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa hasil penelitian yaitu tingkat keparahan serangan penyakit yang paling rendah terdapat pada tanaman dengan kandungan senyawa fenol yang tinggi .