Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Cara Sederhana Perbanyakan Trichoderma sp.


Pengendalian hayati dibidang pertanian adalah alternatif pengedalian yang dapat dilakukan tanpa harus memberikan pengaruh negatif terhadap lingkungan dan sekitarnya, salah satunya adalah dengan pemanfaatan agens hayati seperti virus, jamur atau cendawan, bakteri atau actiomisetes. Beberapa jamur atau cendawan mempunyai potensi sebagai agens hayati dari dari jamur patogenik diantaranya adalah Trichoderma sp spp. Jamur Trichoderma sp spp. digunakan sebagai jamur atau cendawan antagonis yang mampu menghambat perkembangan patogen melalui proses mikroparasitisme, antibiosis, dan kompetisi. Perlunya pengendalian menggunakan Trichoderma sp menjadi alasan mengapa Trichoderma harus diperbanyak jumlahnnya karena jumlah Trichoderma sp yangada didalam tanah kurang efektif jika digunakan untuk pengendalian sehingga perlu dilakukan perbanyakan. salah satu teknik perbanyakan yang sederhana adalah dengan emnggunakan media jagung. Berikut metode perbanyakannya :

#. Alat
  1. Kertas label 
  2. Tabung reaksi 
  3.  Alat suntik 
  4.  Jarum suntik
  5. Kantong plastik
  6. Autoclave
#. Bahan
1. Suspensi biakan Trichoderma sp
2. Meniran Jagung

#.Cara Kerja
1. Menyiapkan bahan biakan dengan menggunakan beras jagung.
2.  Mencuci beras jagung sampai bersih, lalu meniriskannya.
3. Mengukus media biakan setengah matang, baru mengeringanginkan.
4. Memasukkan media biakan ke dalam kantong plastik masing-masing 100 gram.
5.  Mensterilisasi media biakan di Autoclave (dikukus lagi) selama 30 menit, setelah dingin baru memasukkan (menyuntikkan isolat murni Trichoderma ke dalam media biakan).
6. diamkan selama 7 hari dan biarkan jamur menyebar keseluruh permukaan jagung.

Proses Perbanyakan Trichoderma pada media jagung


 
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat...........