Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Memahami Jenis Hormon Tumbuhan (Pengertian dan Perannya)

Hormon merupakan salah satu faktor untuk memacu pertumbuhan makhluk hidup. Bukan hanya pada manusia saja tetapi pada tumbuhan hormon juga memiliki peranan penting untuk menunjang aktivitas metabolisme tumbuhan. Hormon tumbuhan atau biasa disebut fitohormon adalah sekumpulan senyawa organik (bukan hara), baik yang terbentuk secara alami atau buatan manusia yang dalam kadar sangat kecil mampu mendorong, memacu, mengubah, atau bahkan menghambat pertumbuhan, pergerakan, dan perkembangan tumbuhan.
Tumbuhan mampu memproduksi beberapa hormon secara alami yang dapat membantu pertumbuhan mereka. Berikut adalah ulasan beberapa hormon yang diproduksi oleh tumbuhan :

#1. Hormon Auksin
Penemuan dan teori mengenai hormon Auksin pertama kali dilakukan oleh Charles Darwin. Beliau menemukan hormon Auksin sekaligus memberikan teri mengenai pergerakannya dan pengaruh cahaya terhadap arah pertumbuhan tanaman. Hormon ini berupa zat yang dapat ditemukan pada ujung batang, akar, pembentukan bunga yang berfungsi untuk mengatur pembesaran sel dan memicu perpanjangan sel di daerah belakang meristem ujung.

#2. Hormon Giberelin
Hormon Giberelin berfungsi untuk merangsang pembelahan sel serta merangsang aktivitas enzim amylase dan proteinase yang berperan dalam perkecambahan benih. Giberelin juga merangsang pembentukan tunas, menghilangkan dormansi biji, dan merangsang pertumbuhan buah secara parthenogenesis (tanpa adanya fertilisasi).

#3. Hormon Sitokinin
Nah kalau hormon ini berperan penting dalam merangsang pembelahan sel, pembentukan tunas pada batang maupun pada kalus (bakal akar), menghambat efek dominansi apikal, dan mempercepat pertumbuhan pemanjangan. Sitokinin dapat ditemukan pada jaringan yang aktif membelah atau jaringan meristem.

#4. Hormon Traumalin
Hormon ini ibarat plester bagi manusia, kok begitu? Ya, hormon ini berperan penting dalam penyembuhan luka pada tanaman. Dia akan aktif bekerja ketika tubuh tumbuhan terbuka akibat luka dan akan menutupi bagian yang luka tersebut. Misalnya pada batang karet yang disadap maka hormon Traumalin akan mulai bekerja dan berusaha mengembalikan luka tersebut dalam bentuk semula meskipun hasilnya tak sama.

#5. Gas Etilen
Lah kok disebut gas? Ya, gas ini memacu pemasakan buah secara alami, kalau secara buatan manusia akan memberi perlakuan karbit untuk mempercepat pemasakan buah. Sebenarnya kalaupun tidak di karbit buah akan masak dengan sendirinya karena bantuan gas etilen. 
Misalnya mangga dipetik dalam kondisi mentah, lama kelamaan mangga tersebut akan matang dengan sendirinya. Nah, seperti itulah gas etilen bekerja meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama daripada dikarbit.

#6. Asam Absisat
Asam Absisat ini memiliki  sifat yang bertolak belakang dengan hormon Sitokinin yaitu menghambat pembelahan dan pemanjangan sel. Fungsi lainnya yaitu menunda pertumbuhan atau dormansi, merangsang penutupan mulut daun di musim kering, dan membantu peluruhan daun pada musim kering. Adanya asam Absisat ini bisa mengontrol ketika pembelahan sel apabila asam Absisat tidak berfungsi maka pembentukan dan pembelahan sel akan tidak terhingga sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman akan berlebih. Sebaliknya, apabila tidak ada hormon Sitokinin maka akan menyebabkan tanaman menjadi kerdil.

#7. Hormon Rizhokalin
Sesuai dengan namanya, rhizosfer berarti akar. Hormon ini berfungsi untuk menunjang pertumbuhan akar. Dengan pertumbuhan akar yang pesat akan memudahkan penyerapan hara bagi tumbuhan.

#8. Hormon Filokalin
Filo secara bahasa bermakna daun. Hormon ini berperan dalam pembentukan daun dimana daun adalah organ penting untuk menunjang proses fotosintesis tumbuhan.

#9. Hormon Anthokalin
Hormon ini berperan dalam pembentukan bunga. Nah, dari bunga tersebut akan menjadi bakal buah dan bakal biji.

#10. Hormon Kaulokalin
Peran dari hormon ini sangat penting yaitu berperan dalam pembentukan batang. Batang berfungsi untuk menyokong percabangan ranting, daun, dan juga buah untuk tetap tegak.

Nah, itulah peran hormon bagi tumbuhan. Dari beberapa hormon tersebut dapat diproduksi secara buatan oleh manusia. Biasanya manusia akan memproduksi untuk keperluan menunjang kebutuhan ekonomi. Semoga bermanfaat........