Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Pengertian TANAH LITOSOL, Ciri - CIri, Tekstur, dan Persebarannya

Karakteristik Tanah Litosol - Seperti yang kita ketahui bahwa tanah merupakan bagian kerak bumi yang tersusun dari bahan organik dan mineral. Dalam kehidupan, tanah memliki peranan yang sangat penting sebagai faktor utama dalam penyediaan pangan makhluk hidup yang ada di dunia. Keberadaan tanah mendukung ketersediaan hara dan air sekaligus sebagai media penopang akar guna tumbuh kembangnya suatu tamanan yang memproduksi pangan untuk makhluk hidup yang ada di bumi.


Kondisi suatu wilayah satu tentu berbeda dengan wilayah yang lain. Suhu, udara, dan pelapukan batuan oleh mikroorganisme merupakan faktor - faktor yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan suatu jenis tanah. Oleh karena itu, di dunia ini terdapat berbagai macam tanah. Namun pada kesempatan kali ini, kita hanya fokus membahas tanah litosol. berikut adalah ulasan lengkapnya. 

Pengertian Tanah Litosol
Pengertian tanah litosol adalah jenis tanah yang terbentuk dari adanya aktivitas gunung berapi. Tanah litosol juga sering disebut dengan tanah muda. Hal tersebut dikarenakan tanah litosol terbentuk dari batuan sedimen dan metamorf yang keluar dari letusan gunung berapi atau dengan kata lain tanah litosol berasal dari proses pelapukan kimia dan fisika yang belum sempurna. 

Pelapukan batuan gunung menyebabkan tanah litosol juga dapat disebut sebagai tanah yang paling muda. Bahan induk tanah litosol cukup dangkal dan sangat sering terlihat di permukaan sebagai batuan padat yang padu. Tanah ini berasal proses pelapukan yang belum lama dan tanah tersebut juga belum mengalami perkembangan yang banyak (dimanfaatkan). 

Karakteristik atau Ciri - Ciri Tanah Litosol
Tanah litosol memiliki karakteristik atau ciri - ciri tersendiri yang membedakan dengan jenis tanah yang lainnya. Tentunya juga memiliki fungsi dan kandungan yang berbeda juga. berikut adalah karakteristik tanah litosol:
  • Berada di dalam lapisan bumi yang tidak terlalu tebal ( kurang lebih 45 cm dalam tanah)
  • Anak tanah atau tanah baru karna pelapukan batuan belum sempurna
  • Kandungan unsur hara dan mineral sedikit
  • Tekstur tanah yang bervariasi
  • Kesuburan tanah juga bervariasi
  • Perubahan struktur dari batuan asal menjadi tanah 
Tekstur Tanah Litosol
Karna jenis tanah litosol yang berasal dari pelapukan batuan, maka sudah tentu teksturnya tidaklah lembut dan halus, melainkan kasar dan keras. Nah, tekstur tanah litosol ini dapat berupa pasir, krikil, penampang besar, dan batuan kecil. Selain itu, tanah litosol ini juga belum banyak tercampur dengan bahan organik lain. Oleh karena itu, tanah litosol dapat dikatakan tanah yang miskin unsur hara. 

Persebaran Tanah Litosol
Tanah litosol berasal dari batuan gunung. Daerah yang memiliki pegunungan aktif, berarti banyak terdapat jenis tanah litosol. Tanah litosol umumnya  terdapat pada daerah yang memiliki tingkat kecuraman tinggi seperti di bukit tinggi, nusa tenggara barat, Jawa tengah, Jawa Barat dan Sulawesi.

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Pengertian tanah litosol, ciri - ciri, tekstur, dan persebarannya yang kami rangkum dari berbagai macam sumber bacaan. Mohon maaf bila ada salah dan kekurangan . Semoga bermanfaat dalam penyusunan materi makalah tanah litosol anda. terima kasih telah berkunjung.