Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Pengertian MANAJEMEN KINERJA, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Menurut Para Ahli (LENGKAP)

Dalam peraturan aparatur pemerintah, tentang pedoman umum reformasi birokrasi, terdepat istlahistilah yang penting untuk kita pahami dengan benar. istilah tersebut adalah "Manajemen Kinerja". Jadi apa itu manajemen kinerja ?, Apa tujuannya ? Apa Fungsinya?, dan Apa manfaatnya ?, Mari kita ulas di bagian bawah artikel ini.


Pengertian MANAJEMEN KINERJA, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Menurut Para Ahli (LENGKAP)


Pengertian Umum Manajemen Kinerja

Manajemen kinerja adalah aktifitasi optimalisasi sumberdaya yang digunakan oleh suatu organisasi ataupun perorangan untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Optimalisasi yang dilakukan bisa secara global,fokus pada bidang - bidang tertentu, atau bahkan jugadi area yang lain (yang dapat di jangkau) dengan mengutamakan prinsip - prinsip manajemen yang meliputi koordinasi, pembagian tugas, dan lain sebagainya.

Hal penting yang perlu diperhatikan dalam manajemen kinerja, salah satu kunci penting dari suatu manajemenadalah mengukur dan mengelola kinerja perusahaan  atau individu. Dan di dalam manajemen tersebut, terdapat perencanaan, pelaksanaan yang harus di tempuh, dan hasil yang harus di peroleh.

Namun pada umumnya, manajemen kinerja mengarahkepada seluruh elemen yang ada dalam instanti/lembaga/organisasi pemerintahan yang berada pada level bawah seperti individual pegawai, unit kerja hingga pada level organisasi sebagai sebuah satu kesatuan utuh.

Pengertian Manajemen Kinerja Menurut Para Ahli

Sebelum itu, mari kita pahami dulu, barangkali istilah yang paling sering digunakan di keseharian yang menggambarkan perkembangan dari perjalanan tersebut dan juga hasilnya adalah "kinerja". Pengertian kinerja sendiri adalah suatu hal yang berorientasi ke masa depan, disesuaikan spesifik berdasarkan kondisi khusus dari setiap organisasi/individu dan didasarkan atas suatu model kausal yang menghubungkan antara input dan output.Nah bagaimana dengan pengertian manajemen tenaga kerja menurut para ahli.? Berikut adalah lengkapnya:

#1- Pengertian manajemen kinerja Menurut Dessler (2003:322) 
Dessler menjelaskan bahwa Manajemen Kinerja adalah: Proses mengonsolidasikan penetapan tujuan, penilaian, dan pengembangan kinerja ke dalam satu sistem tunggal bersama, yang bertujuan memastikan kinerja karyawan mendukung tujuan strategis perusahaan.

#2- Pengertian manajemen kinerja Menurut Surya Dharma (2005;25) 
Dharma berpendapat bahwa manajemen kinerja adalah sebuah proses untuk menetapkan apa yang harus dicapai dan pendekatannya untuk mengelola dan pengembangan manusia melalui suatu cara yang dapat meningkatkan kemungkinan bahwa sasaran akan dapat dicapai dalam suatu jangka waktu tertentu baik pendek dan panjang.

#3- Pengertian Manajemen Kerja Menurut Bacal Menurut Bacal (2001:3) 
Menurut Bacal, pengertian manajemen kerja adalah komunikasi yang dilakukan secara terus menerus yang dimana antara suatu bawahan dengan atasan itu memiliki hubungan mitra.

#4- Pengertian manajemen kinerja Menurut Ruky (2004), 
Ruky menjelaskan bahwa ditinjau dari bunyi kalimatnya, Manajemen Kinerja berkaitan dengan usaha, kegiatan atau program yang diprakarsai dan dilaksanakan oleh pimpinan organisasi untuk merencanakan, mengarahkan dan mengendalikan prestasi kerja karyawan.

Berdasarkan keempat pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen kinerja adalah aktifitas optimalisasi sumberdaya untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien.


Fungsi Manajemen Kinerja

Layaknya suatu instrumen dalam suatu manajemen organisasi, manajemen kinerja memiliki fungsi yang menyeleruh mencakup berbagai macam bidang kerja. Nah berikut adalah beberapa fungsi dari manajemen kinerja:
  • Planning ( fungsi perencanaan ), merupakan fungsi dalam penyusunan suatu tujuan dan disertai dengan penyusunan rencana - rencana yang akan di lakukan dalam mencapai tujuan yang telah di tetapkan
  • Organizing ( fungsi pengorganisasian), merupakan fungsi pengelolaan sumberdaya manusia dan sumberdaya alam yang dimiliki oleh suatu perusahaan atau instansi. 
  • Directing ( pengarahan ), merupakan fungsi untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas secara optimal. 
  • Controlling ( pengendalian ), merupakan fungsi pengawasan atau pengendalian kinerja, di sesuaikan dengan standarisasi yang telah di tetapkan pada proses perencanaan. 

Tujuan Manajemen Kinerja

Tujuan utama adanya manajemen kinerja adalah meningkatkan kinerja organisasi, individu, tim yang terikat, instansi, untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien sesuai dengan apa yang telah di rencakan di awal berjalannya perusahan. Dengan adanya proses manajemen yang efektif, makan proses kerja di setiap bidang akan lebih optimal, sehingga tujuan pun juga akan tercapai dengan baik. 

Pada umumnya, di awali dengan membangun suatu visi dan dilanjutkan dengan merencanakan misi misi yang akan di tempuh. Kemudian di jadikan acuan dan dasar dalam menjalankan aktifitas kinerja. 


Penterjemahan setiap visi dan misi kedalam setiap kegiatan dalam kurun waktu yang dibutuhkan. Dapat berupa periode, semester, tahunan, atau bahkan lebih. di perlukan adanya pemimpin yang dapat mengkoordinasikan pekerjaan dengan berbagai macam bidang. 


Menindak lanjuti dan mengawasi kinerja yang telah di lakukan. Kemudian di evaluasi kekuatan dan kelemahan. Meningkatkan kelebihan dan meminimalisir kelemahan. Optimalisasi penggunaan sumberdaya. Pengawasan secara terus menerus untuk meningkatkan kinerja dalam mencapai tujuan.



Manfaat Manajemen Kerja

Dengan adanya proses manajemen kerja di dalam sebuah organisasi atau instansi, tentunya terdapat banyak manfaat yang dapat di peroleh. Berikut adalah manfaat - manfaat yang dapat diperoleh dengan adanya manajemen kinerja:
  1. Bagi sebuah perusahaan;
    1. Penyelarasan tujuan organisasi, tim kerja, dan individu,
    2. mendukung nilai - nilai inti, 
    3. meningkatkan komitmen,
    4. pengembangan berkelanjutan, 
    5. mendukung inisiatif kualitas total dan pelayanan
    6. mendukung perubahan budaya
  2. Bagi pimpinan organisasi;
    1. membuat kerangka kerja untuk meninjau kembali kinerja dan tingkat kompetensi
    2. memperbaiki kinerja tim dan individual
    3. mendukung pimpinan atasan,
    4. menawarkan peluang,
    5. menggunakan waktu secara berkualitas
  3. Bagi individu;
    1. dapat dijadikan landasan dalam operasinal kerja.
    2. memperjelas peran dan tujuan
    3. mendorong dan memotivasi untuk bekerja keras
    4. membantu dan mengembangkan potensi kerja

Demikian ulasan artikel kami terkait dengan Pengertian MANAJEMEN KINERJA, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Menurut Para Ahli yang kami rangkum dari berbagai macam literatur. Mohon maaf bila ada kesalahan dan terima kasih telah berkunjung di blog kami. 

Top