Tekan(X) 2 kali untuk menutup
atau "Sukai Halaman" untuk Mendukung Kami ×

Pengertian Produk Marjinal dan Kurva, Rumus, Konsep, serta Contoh Produk Marjinal

Selain produktivitas, konsep lain yang tak kalah pentingnya dalam pembahasan teori produksi adalah Produk marjinal (Marginal Product). Pengertian Produk marjinal (MP) adalah tambahan produksi karena penambahan satu satuan faktor produksi. Kurva yang menunjukkan hubungan antara faktor produksi dan produk marginal pada berbagai tingkat pemakaian faktor produksi dinamakan kurva produk marginal (marginal product curve). 


Apabila produk marginal dinyatakan dalam satuan fisik, maka kurvanya dinamakan kurva produk fisik marginal (marginal physical product curve), sedang apabila produk marginal dinyatakan dalam nilai uangnya, kurvanya disebut kurva nilai produk marginal (value marginal product). Secara umum produk marginal diformulasikan :

Y= ∆Y/∆X

Apabila produk total Y dinyatakan sebagai fungsi Y = f(x) dari faktor produksi X, maka besar produk marginal sama dengan dY/dX. Pada tiap tingkat pemakaian faktor produksi besar produk marginal dapat dihitung dengan mencari derivatif pertama (first derivative) dari fungsi produksi terhadap faktor X yang dipakai. Dengan kata lain, bahwa produk marjinal merupakan kemiringan (slope) dari kurva produk total. 

Hubungan Antara Produk Total, Produk Rata-Rata dan Produk Marginal
Hubungan Antara Produk Total, Produk Rata-Rata dan Produk Marginal
Pergerakan kurva produk marjinal disajikan pada gambar diatas. Di titik  B pada grafik gambar diatas,  produk marginal ditunjukkan oleh dY/dX di titik itu, yang besarnya sama dengan tangens sudut yang dibentuk oleh garis singgung pada kurva produk total di titik bersangkutan dan garis horizontal yang ditarik dari titik tersebut. Kalau diikuti besarnya produk marginal pada berbagai tingkat pemakaian faktor, maka  terlihat bahwa produk marginal itu mula-mula naik, lalu mencapai maksimum pada saat fungsi produksi mencapai titik balik,  kemudian terus turun. 

Pada saat produk total mencapai maksimum maka produk marginal sama dengan nol. Sesudah itu produk marginal akan bertanda negatif, yang berarti bahwa dengan penambahan faktor produksi, produk total yang dihasilkan justru akan turun. Hal lain yang perlu diketahui, bahwa produk marjinal merupakan kemiringan dari kurva produk total.  

Pada penggunaan faktor produksi sebesar X3 kemiringan garis yang menyinggung produk total adalah positif, dan pada X1 kemiringan kurva produk total positif tetapi lebih besar dari kemiringan pada X3. Pada X4 kemiringan kurva produk total positif akan tetapi lebih kecil dari pada X1. Hal ini disebabkan perubahan arah produk total dari cekung menjadi cembung terhadap garis horizontal. 

Kemiringan kurva produk total mencapai maksimum pada penggunaan faktor produksi sebesar X1, sehingga pada saat tersebut tercapai produk marjinal yang maksimum. Satu hal yang menraik untuk didingat bahwa pada penggunaan faktor produksi sebesar X2, besarnya produk rata-rata (digambarkan dengan tg α) sama dengan kemiringan kurva produk total, yang berarti pada titik tersebut produk rata-rata sama dengan produk marjinal. 

Demikian ulasan artikel kami terkait Pengertian Produk Marjinal dan Kurva, Rumus, Konsep, serta Contoh Produk Marjinal  yang dapat anda jadikan bahan sebagai makalah produk marjinal. Semoga bermanfaat dan mohon maaf bila ada kesalahan.

Sumber: Hariyati, Yuli. 2007. Ekonomi Mikro. Jakarta: CSS.